Senin, 10 Februari 2014

JANJI YANG PERGI

Di saat kutermenung memandang sang pelangi

Di saat kumencoba mengingat kembali

Saat kau disini

Dan kusendiri

Aku benci!

Saat pelangi tak lagi di sisi

Hanya ada sinar mentari

Itupun tak cukup menyinari hati

Engkau yang dulu selalu disisi

Tak p[ernah sekalipun ingkar janji

Ataupun tak teliti

Mengingatkan Bunga ini tuk selalu berseri

Dulu kau selalu bawakan sang pelangi 

Tuk kusimpan dalam lemari

Tuk menghiasi hati yang sepi 

Dan tuk menjaga hati agar tak menepi

Tapi kini kau pergi tanpa hati

Membawa janji

Janji yang seharusnya suci

Tetapi telah kau nodai!

Kuintip ke dalam lemari

Kutemukan bersama 15 puisi

Pernah kau bertanya pada diri ini

"Menembus gelap kabut pagi

Membuat semua jadi berseri

Cintaku apa kau tetap disini?

Temani aku hingga nanti?"

Inginku seret kembali 

Dirimu yang kini telah pergi

Tapi apalah daya ini?

Hanya bisa termenung sendiri

Kan kutunjukkan semua janji yang kau beri

Bersama kenangan ini

Yang mungkin telah menggores hati

Tapi tak pernah kutulis benci

Percaya Tuhan menulis dua nama ini

Dalam satu lembaran simfoni

Yang kunamai takdir suci

Dan yang kembali suatu saat nanti.


 

Rabu, 29 Januari 2014

“BIOGRAFI IWAN FALS”


Jangan mengaku Anda adalah anak OI kalau tidak mengetahui siapa itu iwan fals, bagaimana sejarah kehidupan iwan fals, serta biografi lengkap iwan fals. Iwan Fals yang mempunyai nama Lengkap Virgiawan Listanto adalah salah satu penyanyi legendaris Indonesia yang beraliran balada dan country. Ia lahir di jakarta, kurang lebih 49 tahun silam atau tepatnya pada tanggal 3 September 1961. Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum ‘akar rumput’. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara.
Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke manca negara.
Mayoritas lagu-lagu Iwan memotret suasana sosial kehidupan Indonesia di akhir tahun 1970-an hingga sekarang, serta kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri, ternyata juga pernah aktif dalam kegiatan olahraga sertapernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga. Woowww Sungguh LUUUUUARRR BIASA “Bang Iwan”.

Kekejaman Cinta Budaya


Tik.. Tok.. Tik.. Tok.. Tik….
Suara detikan jarum jam di ruangan gelap ini membuat jantungku terasa ingin keluar dari tempatnya. Perkenalkan aku Ajeng Rahayu, aku adalah lulusan dari UNS atau yang sering di sebut Universitas Sebelas Maret, aku lulusan S1 Sastra Jawa.
Di sini hanya ada aku, gelap, dan benda-benda hebat yang pernah ada di Indonesia. Sekarang tepat pukul 01.00 WIB, dan aku berada di ruang koleksi seorang rentenir terkenal di Desaku. Koleksi ini bukanlah hal yang benar menurutku, karena koleksi-koleksinya ini akan di jual ke Negara lain dengan cara di selundupkan. Ya, mereka tidak mendapat izin dari Negara untuk memperjual belikan barang-barang ini, tapi si rentenir tolol itu tetap saja menjualnya. Kalian harus tahu bahwa benda-benda koleksi rentenir tolol yang bernama Pak Norman ini bukan hanya sekedar benda ecek-ecek yang di perjual belikan di pasar, melainkan ini adalah harta Negara. Harta Negara yang kumaksud bukanlah uang ataupun emas yang berlimpah, melainkan Budaya Indonesia. Budaya yang seharusnya di lindungi malah di jual oleh rentenir tolol itu. Sebenarnya aku adalah pimpinan dari suatu sindikat yang di cari-cari oleh polisi, yaitu sindikat jubah hitam. Anggota sindikat jubah hitam adalah aku, Ila Keila dan Dimas Dirgantara.

Sorry, Gak Galau Lagi


“Ah.. aku bisa gila.. aku bisa gila!” Ucapku sendiri dalam hati seraya memegangi kepalaku. Kenapa wajah pria itu selalu menghantuiku. Senyumnya, kenapa senyumnya ada di mana-mana. Ada apa denganku! Aku tak habis pikir, mengapa aku selalu memikirkannya. Ah, kenapa aku harus bertemu dengannya!
Berawal dari yang namanya PPL, aku satu kelompok dengan seorang pria tampan. Wajahnya bersih, kulitnya putih, bibirnya merah delima, hidungnya mancung. Perfect! Namun satu, dia jarang berinteraksi denganku, meski begitu dia tetap membuatku hampir mendekati gila karena memikirkannya.
Lelaki keren itu bernama Ray. Entah mengapa, baru kali ini aku begitu sulit melupakan karismanya. Daya pikatnya begitu mengharmonisasi hatiku. Pikiranku yang lain semuanya terkudeta karena dia. Ah.. Tuhan tolong aku!! Aku galaaau!!!
“Ana.. ada yang ditanyakan?” Lamunanku langsung pecah berkeping-keping begitu mendengar seseorang menyebut namaku. Aku kelabakan! Aku lupa bahwa saat ini aku sedang berada di forum diskusi islam.
“A.. gak ada.. kak..” Sahutku pada seniorku itu. Aku memang newbi alias anak baru di organisasi itu, baru seminggu ini aku bergabung.

By :
Free Blog Templates