Senin, 10 Februari 2014
Di saat kutermenung memandang sang pelangi
Di saat kumencoba mengingat kembali
Saat kau disini
Dan kusendiri
Aku benci!
Saat pelangi tak lagi di sisi
Hanya ada sinar mentari
Itupun tak cukup menyinari hati
Engkau yang dulu selalu disisi
Tak p[ernah sekalipun ingkar janji
Ataupun tak teliti
Mengingatkan Bunga ini tuk selalu berseri
Dulu kau selalu bawakan sang pelangi
Tuk kusimpan dalam lemari
Tuk menghiasi hati yang sepi
Dan tuk menjaga hati agar tak menepi
Tapi kini kau pergi tanpa hati
Membawa janji
Janji yang seharusnya suci
Tetapi telah kau nodai!
Kuintip ke dalam lemari
Kutemukan bersama 15 puisi
Pernah kau bertanya pada diri ini
"Menembus gelap kabut pagi
Membuat semua jadi berseri
Cintaku apa kau tetap disini?
Temani aku hingga nanti?"
Inginku seret kembali
Dirimu yang kini telah pergi
Tapi apalah daya ini?
Hanya bisa termenung sendiri
Kan kutunjukkan semua janji yang kau beri
Bersama kenangan ini
Yang mungkin telah menggores hati
Tapi tak pernah kutulis benci
Percaya Tuhan menulis dua nama ini
Dalam satu lembaran simfoni
Yang kunamai takdir suci
Dan yang kembali suatu saat nanti.
Label: Puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar